29 Mei 2008

Menanti Buah Hati

Waktu berjalan begitu cepat. Tak terasa sudah sembilan bulan ada makhluk kecil dalam dunia sebelum dunia ini. Makhluk mungil yang sudah tak sabar melihat dunia fana ini, sekaligus takut melihat kejamnya dunia fana ini. Dunia yang semakin tua, semakin panas, dan semakin tampak kerusakan di atasnya. Namun mau tidak mau, suka tidak suka, setiap insan yang bernyawa pasti akan melaluinya. Semoga si buah hati bisa melihat dunia ini dengan sempurna. Menjalani kehidupan yang berada di atasnya. Berjalan di atas rel yang lurus. Dibekali dengan iman yang kokoh. Mengarungi bahtera kehidupan dengan selamat. Walaupun gelombang menghantam dengan keras, angin berhembus kencang, langit yang menaunginya begitu kelam. Namun demikian, kapal yang membawanya harus dibuat dengan kuat, dengan bahan keimanan, ditempa dengan ilmu, dihiasi dengan amalan. Ku berdoa, sambutlah dunia ini dengan penuh keteguhan, selamat menjalani kehidupannya, bawalah bekal yang cukup, wahai buah hatiku tercinta

Tidak ada komentar: