Bebas?
Bebas = Free
Sebuah kata-kata yang seiring makin panasnya bumi, semakin kian nyaring terdengar
Kebebasan=Freedom diartikan oleh banyak insan sesuai dengan kebutuhan dan versi para pemujanya.
Bagi para pemuja sex. Istilah free sex atau sex bebas sudah sangat jamak. atas nama kebebasan itulah anak manusia bebas mengumbar hawa nafsu dan birahinya. Sex merupakan puncak tertinggi dalam kasta kebutuhan. Atas nama kebebasan orang bebas memuaskan nafsunya, mau dengan lawan sejenis, mau sejenis, mau dengan hewan, mau dengan saudara, mau dengan siapa saja semuanya boleh atas nama kebebasan. Mau siang, mau malam, mau di kamar hotel, mau di jalan, mau di taman, atau bahkan keramaian pun boleh atas nama kebebasan.
Bagi para pemuja HAM (Hak Asasi Manusia) kebebasan menjadi tanpa batas. ATas nama HAM maka siapa saja bisa mendapatkan apa saja, siapa saja atau kapan saja dengan bebasnya.
Sebuah nama penuh makna,tercipta dari sepasang manusia yang mengikat janji, memunculkan harapan dan asa, menebarkan kasih sayang,kasih sayang pada Sang Pencipta kemudian kasih sayang pada sesama
05 Juli 2008
10 Juni 2008
Atas Nama Cinta
Cinta?Siapa yang tak kenal nama itu.
Cinta=love=tresno=hubb= dll
Dengan cinta semua tampak indah.Yang jelek jadi bagus.Yang hitam bisa jadi putih. Kata orang "Cinta adalah anugerah yang terindah." Orang rela melakukan apa saja demi cinta. Cinta membuat segalanya tampak indah. Cinta bisa membutakan mata, membutakan hati. Atas nama cinta norma bisa hilang. Atas nama cinta agama dibuang. Atas nama cinta aturan dilanggar. Atas nama cinta akal sehat jadi mengambang.
Di balik indahnya cinta, disana pula ada bahaya yang luar biasa.
Dengan cinta, ada yang bunuh diri. Dengan cinta, keperawanan diserahkan begitu saja. Dengan cinta orang tua ditinggalkan. Dengan cinta pula agama jadi nomor sekian.
Sungguh malang nian para pemuja cinta. Hilang semua pondasi dan sendi-sendi dalam hati pemujanya. Padahal, kalaulah para pemujanya kembali. Sungguh indah dan sempurna firman pemilik cinta yang hakiki
"Sesungguhnya seorang laki-laki budak yang muslim itu lebih baik dari seorang laki-laki merdeka yang musyrik/kafir walaupun dia sangat menarik hatimu. Dan seorang wanita budak yang muslim itu sungguh-sungguh lebih baik daripada seorang wanita merdeka yang musyrik/kafir walaupun ia sangat menarik hatimu"
Cinta=love=tresno=hubb= dll
Dengan cinta semua tampak indah.Yang jelek jadi bagus.Yang hitam bisa jadi putih. Kata orang "Cinta adalah anugerah yang terindah." Orang rela melakukan apa saja demi cinta. Cinta membuat segalanya tampak indah. Cinta bisa membutakan mata, membutakan hati. Atas nama cinta norma bisa hilang. Atas nama cinta agama dibuang. Atas nama cinta aturan dilanggar. Atas nama cinta akal sehat jadi mengambang.
Di balik indahnya cinta, disana pula ada bahaya yang luar biasa.
Dengan cinta, ada yang bunuh diri. Dengan cinta, keperawanan diserahkan begitu saja. Dengan cinta orang tua ditinggalkan. Dengan cinta pula agama jadi nomor sekian.
Sungguh malang nian para pemuja cinta. Hilang semua pondasi dan sendi-sendi dalam hati pemujanya. Padahal, kalaulah para pemujanya kembali. Sungguh indah dan sempurna firman pemilik cinta yang hakiki
"Sesungguhnya seorang laki-laki budak yang muslim itu lebih baik dari seorang laki-laki merdeka yang musyrik/kafir walaupun dia sangat menarik hatimu. Dan seorang wanita budak yang muslim itu sungguh-sungguh lebih baik daripada seorang wanita merdeka yang musyrik/kafir walaupun ia sangat menarik hatimu"
29 Mei 2008
Menanti Buah Hati
Waktu berjalan begitu cepat. Tak terasa sudah sembilan bulan ada makhluk kecil dalam dunia sebelum dunia ini. Makhluk mungil yang sudah tak sabar melihat dunia fana ini, sekaligus takut melihat kejamnya dunia fana ini. Dunia yang semakin tua, semakin panas, dan semakin tampak kerusakan di atasnya. Namun mau tidak mau, suka tidak suka, setiap insan yang bernyawa pasti akan melaluinya. Semoga si buah hati bisa melihat dunia ini dengan sempurna. Menjalani kehidupan yang berada di atasnya. Berjalan di atas rel yang lurus. Dibekali dengan iman yang kokoh. Mengarungi bahtera kehidupan dengan selamat. Walaupun gelombang menghantam dengan keras, angin berhembus kencang, langit yang menaunginya begitu kelam. Namun demikian, kapal yang membawanya harus dibuat dengan kuat, dengan bahan keimanan, ditempa dengan ilmu, dihiasi dengan amalan. Ku berdoa, sambutlah dunia ini dengan penuh keteguhan, selamat menjalani kehidupannya, bawalah bekal yang cukup, wahai buah hatiku tercinta
Langganan:
Postingan (Atom)